Main Menu

BERSAMA TEAM IKEBANA ( IKAPEKSI BERSATU MEMBANGUN NEGERI )

PENYERAHAN BIBIT CABE SEBANYAK 360 SACHET LAHAN 35 HAKTAR TANGGAL 28 JANUARI 2017 DI DUSUN MAKKIO BAJI

IMG-20170128-WA0031

P1010456

IMG-20170128-WA0085
Alhamdulillah Hari ini Tanggal 28 Januari 2017, kami dari Ikapeksi DPD SULSEL, Memulai menjalangkan Misi Yang diberi nama IKEBANA ( Ikapeksi Bersatu Membangun Negeri ), Yaitu Memafaatkan lahan tidur di daerah transmigrasi serta mensejahterakan ekonomi masyarakat yang selama ini sangat minim dari pendapatan desa bonto manai dusun makkio baji kab. Maros

belum lagi kendala akses jalan yang sangat terjal dan berbukit, Lampu penerangan pun sampai sekarang belum terealisasi sampai sekarang padahal beberapa bulan lalu jaringan listrik sudah terpasang, tinggal KWH belum terpasang.

kami dari team IKEBANA berusaha semaksimal mungkin mengatasi dan meringankan keluhan yang di hadapi masyarakat yg cukup terpencil dari ibukota kabupaten Maros.

Salah satunya adalah penanaman cabe rawit yang pada hari ini secara resmi kami laksanakan dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat melalui Kepala Dusun dan Gapoktan berupa bibit cabe rawit sebanyak 360 sachet untuk lahan garapan sekitar 35 haktar pertama.

setelah acara penyerahan bibit cabe rawit, kami berdiskusi dengan para petani setempat, mereka sangat berterima kasih kepada ikapeksi yang bersedia membantu kesulitan yang selama ini meraka rasakan. sampai sampai stiker ikapeksi di tempel di depan rumahnya.

Bersamaan saat itu pula datang dari pihak PLN wilayah maros dan Dinas transmigrasi meninjau keadaan wilayah tersebut, dan Alhamdulillah ternyata Petugas PLN tersebut adalah Alumni IM Japan tahun 1992 pak Andi Jufri, sehingga kami membicarakan keluhan masyarakat terkait lampu yang belum dinyalakan, dan Alhamdulillah beliau berjanji akan sesegera mungkin menyalakan listrik di wilayah tersebut apalagi wilayah ini wilayah binaan IKEBANA.

Jadi sisa akses jalan yang belum ada jalan keluarnya, Insya Allah dengan adanya kegiatan ini, maka ekonomi daerah ini berjalan sehingga pemerintah setempat bisa mencarikan solusi masalah akses tersebut. jarak dari daerah bawah ke atas gunung cuman sekitar 8 KM, tapi membutuhkan waktu perjalanan sekitar 1 jam karena kondisi jalanan yang berbatu dan menanjak.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*

Comments Protected by WP-SpamShield Spam Blocker